Sabtu, 11 Desember 2010

Cara Mengoptimalkan Internet


CARA MENGOPTIMALKAN INTERNET

Tidak seperti dulu, internet kini bukan lagi barang mewah. Lewat jaringan kabel telepon atau serat optik, ataupun jaringan milik operator telekomunikasi seluler hingga WiMax, berbagai layanan internet sudah semakin rajin menyambangi pengguna di setiap sudut negeri ini.
Meski ketersediaan akses internet sudah semakin meluas, bandwith sudah semakin besar, dan tarif berlangganan sudah semakin terjangkai, akan tetapi tentunya banyak faktor yang bisa menyebabkan pengalaman internet kita malah menjadi mengecewakan.
Berikut ini beberapa tips yang bisa dimanfaatkan apabila terjadi gangguan koneksi pada jaringan internet kita.
Cek Kesehatan Komputer
Satu hal yang perlu dilakukan sebelum mencak-mencak pada layanan penyedia internet yang kita gunakan adlah introspeksi diri. Caranya, cek komputerdari gangguan virus, worm, trojan, dan sebagainya.
Sebagai informasi, virus merupakan salah satu faktor yang berpotensi menyebabkan koneksi internet menjadi lamabat. Bahkan dinegara maju sekalipun, menurut survei yang dilakukan oleh microsoft, di Amerika Serikat saja terdapat setidaknya 2,2 juta komputer yang terkena virus dan aktif menularkan penyakit.
Setelah berhasil menyusup, virus tersebut bertugas untuk mendownload virus-virus atau trojan lainnya dari server di internet. Selain itu, mereka juga menyebarkan diri lewat jaringan komputer lokal. Aktivitas ini tentu sangat menguras bandwith.
Untuk itu, sangatlah penting untuk selalu melakukan update sistem operasi dan aplikasi pengamanan komputer setiap kali muncul update. Lakukan juga pemeriksaan secara berkala untuk memastikan kondisi internet tidak dihabisi oleh penjahat bandwith tersebut.
Jika anda rajin memasang tambalan (patch) setiap kali Microsoft merilis update untuk sistem operasi Windows, sebenarnya ada tools yang bermanfaat yang sering diperbarui oleh Microsoft, yakni Windows Malicious Software Removial Tool.
Cara penggunaanya, dari menu run ketikkan “mrt” (tanpa tanda kutip). Setelah menu terbuka, klik Next lalu pilih metode pemeriksaan yang ingin anda gunakan. Klik di “Choose Folder...” kalau kamu ingin tool ini memeriksa folder yang anda curigai mengandung aplikasi berbahaya.
Optimalisasi Lewat Browser
Lewat browser, anda juga bisa memulihkan kembali pengalaman berinternet. Sebagai contoh kalau anda menggunakan browser Mozilla Firefox, anda bisa menggunakan add-ons seperti NoScrpt, Flashblocker, ataupun Adblock Plus.
Ketiga add-ons tersebut akan memblokir script-script yang akan dijalankan di browser dan memblokir iklan yang ada di halaman yang dikunjungi. Efeknya, penjelajahan internet akan terasa lebih ringan karena komponen-komponen halaman web tersebut tidak ditayangkan oleh browser.
Kalau anda menggunakan Firefox di OS Windows, bisa juga memasang add ons bernama AFOM. Add-on ini mengatasi masalah kebocoran memori saat anda menggunakan browser Firefox dengan banyak tab atau window. Meski tidak mempengaruhi kerja internet, browser anda akan muncul lebih responsif.
Kalau Firefox kebanyakan add-on, coba dibuang dengan cara dari menu “Tools” klik “Add-ons” lalu disable atau uninstall setiap add-on yang tidak lagi berguna yang bisa memperlambat browser. Jika ada add-on yang mungkin akan anda manfaatkan dikemudian hari, disable saja dulu. Restart Firefox agar add-on yang sudah dihapus atau dinonaktifkan berhenti memakan sumber daya komputer.
Jika anda memakai browser Opera, sejak versi 10 Opera memasang fitur Opera Turbo. Fitur ini merupakan optimalisasi dan teknologi kompresi di sisi srver yang mampu mempercepat transfer data dan mereduksi jumlah data yang perlu didownload oleh komputer. Kompresi juga dilakukan dengan menurunkan kualitas gambar yang ditampilkan di halaman web untuk mengurangi jumlah byte data yang harus diambil komputer dari server.
Jika diaktifksn, ada pilihan yang bisa dipakai. Otomatis, On, atau Off. Jika otomatis, Opera Tirbo akan mendeteksi kondisi jaringan internet yang anda gunakan. Bila koneksi sedang lambat, ia dapat mengompresi data yang akan dihantarkan ke komputer sehingga browsing menjadi lebih lancar. Bila koneksi internet sedang lancar, ia tidak akan melakukan aktivitasnya. Jika opsi On yang dipilih, Opera Turbo akan mengompresi data yang ditransmisikan, tak perduli jaringan internet sedang cepat atau lambat.
Sayangnya, pada beberapa kasus, kompresi yang disediakan tidak begitu banyak berpengaruh dan juga malah menimbulkan konflik. Tetapi berhubung fitur ini gratis, tidak ada salahnya anda gunakan. Toh fitur ini juga bisa dimatikan dengan mudah.
Gunakan Download Accelerator
Browser masa kini seperti Mozilla Firefox dan Opera meiliki fasilitas download manager yang terintegrasi. Anda bisa mendownload, lalu mem-pause-nya jika anda rasa proses download tersebut mengganggu jaringan internet di sekitar lalu dilanjutkan saat jaringan sedang tudak banyak digunakan. Tentu syaratnya server yang menyediakan file yang anda download mendukun pula penghentian download secara sementara.
Akan tetapi, download manager yang disediakan oleh browser tidak mampu mengoptimalkan jaringan untuk memaksimalkan kinerja download anda.
Kalau anda butuh untuk mendownload dokumen atau aplikasi dengan segera, sementara koneksi internet sedang aktif digunakan, anda boleh memanfaatkan aplikasi download accelerator. Flash Get, Download Accelerator Plus, Internet Download Manager merupakan beberapa contohnya.
Berbeda dengan download manager bawaan browser yang mendownload file tersebut secara langsung, aplikasi-aplikasi ini akan memecah file yang akan anda download menjadi beberapa bagian tersebut secara stimultan. Ini dapat meningkatkan proses download hingga 5 kali lipat atau lebih.
Namun demikian, menggunakan download accelarator mengandung resiko. Kalau setting-nya tidak diatur, bandwith yang anda gunakan akan terkuras olehnya. Termasuk bandwith yang menjadi hak komputer-komputer lain yang ada didalam jaringan yang sama dengan komputer anda. Jadi, jangan disalahgunakan.
Sumber : Tabloid PCPlus

Tidak ada komentar:

Know us

Contact us

Nama

Email *

Pesan *